ustadzwahab.my.id
Kajian Fiqih Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
Syarat Muzakki &
Kriteria Harta Zakat
Siapa yang wajib, harta apa yang dizakati, dan bagaimana dengan utang?
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
QS At-Taubah [9]: 103
Muhamad Abdul Wahab, Lc., M.H.
Pertanyaan pembuka
Tiga Kasus Sehari-hari
🧒
Anak yatim
- Usia 10 tahun
- Mewarisi tabungan dan emas, jauh di atas nisab
- Pamannya menjadi wali
🏠
Harta di rumah
- Rumah tinggal, mobil pribadi, pakaian, perabot
- Uang yang tersimpan setahun
- Uang yang dirampas orang
🧾
Pedagang berutang
- Uang + dagangan Rp200 juta
- Tanah kosong Rp120 juta
- Utang ke pemasok Rp130 juta
Siapa yang wajib zakat, harta mana, dan berapa?
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
Peta materi
Tiga Pertanyaan, Tiga Bagian
1
Syarat muzakki
Islam, merdeka, baligh, berakal: mana yang disepakati, mana yang diperselisihkan? Bagaimana harta anak kecil dan orang murtad?
2
Kriteria harta
Milik penuh, nisab, haul, berkembang, dan lebih dari kebutuhan pokok.
3
Utang & hitungannya
Apakah utang menghalangi zakat? Utang apa yang dihitung, dikurangkan dari harta mana, dan bagaimana menghitungnya?
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
1
Syarat Muzakki
Siapa yang wajib mengeluarkan zakat?
Syarat muzakki
Yang Disepakati dan yang Diperselisihkan
Disepakati empat mazhab
- Islam: zakat tidak wajib atas orang kafir
- Merdeka: hamba sahaya tidak memiliki harta secara sempurna
- Memiliki harta yang memenuhi kriteria (Bagian 2)
Diperselisihkan
- Baligh dan berakal: apakah harta anak kecil dan orang gila wajib dizakati?
- Orang murtad: apakah zakatnya gugur?
Akar perbedaannya: zakat itu ibadah badan seperti shalat dan puasa, atau hak pada harta seperti nafkah dan ganti rugi?
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
Syarat muzakki
Rumusan Syarat dalam Kitab Empat Mazhab
Hanafiالزَّكَاةُ وَاجِبَةٌ عَلَى الْحُرِّ الْعَاقِلِ الْبَالِغِ الْمُسْلِمِ
Zakat wajib atas orang yang merdeka, berakal, baligh, dan muslim.
al-Hidâyah, 2/153
Malikiوالصغير والكبير والذكر والأنثى والعاقل والمعتوه عند مالك في ذلك سواء
Anak kecil dan dewasa, laki-laki dan perempuan, berakal dan kurang akal, menurut Mâlik sama saja.
al-Kâfî, 1/284
Syafi’iشرط وجوب زكاة المال الإسلام والحرية
Syarat wajib zakat harta adalah Islam dan merdeka.
Minhâj ath-Thâlibîn, hlm. 71
Hanbaliإلَّا بِشُرُوطٍ خَمْسَةٍ: الْإِسْلَامُ وَالْحُرِّيَّةُ
Zakat tidak wajib kecuali dengan lima syarat: Islam, merdeka, (dan syarat-syarat harta).
Kasysyâf al-Qinâ’, 2/168
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
Harta anak kecil dan orang gila
Harta Anak Yatim: Dizakati atau Tidak?
HanafiTidak wajib
- Baligh dan berakal adalah syarat
- Kecuali zakat hasil bumi (’usyr) dan zakat fitrah, yang wajib sebagai beban tanggungan, bukan sebagai ibadah
al-Hidâyah · Badâ’i’ ash-Shanâ’i’
MalikiSyafi’iHanbali
Wajib, dikeluarkan oleh wali
- Pada uang, ternak, tanaman, dan dagangan mereka (al-Mudawwanah)
- Wali yang wajib mengeluarkannya (Tuḫfat al-Muḫtâj)
- Jika wali lalai, anak itu wajib membayar zakat tahun-tahun yang lewat setelah baligh, menurut kesepakatan ulama Syafi’iyyah (al-Majmû’)
- Tanpa perbedaan dalam mazhab Hanbali (al-Inshâf)
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
Dalil kedua pihak
Ibadah Badan atau Hak pada Harta?
Hanafi · Badâ’i’ ash-Shanâ’i’وَمَا بُنِيَ عَلَيْهِ الْإِسْلَامُ يَكُونُ عِبَادَةً ... فَلَا تَجِبُ عَلَى الصِّبْيَانِ كَالصَّوْمِ وَالصَّلَاةِ
Apa yang menjadi bangunan Islam adalah ibadah ... maka tidak wajib atas anak-anak, seperti puasa dan shalat.
- Hadis: pena diangkat dari anak kecil
- Pendapat ’Alî dan Ibnu ’Abbâs: tidak wajib sampai shalat wajib atasnya
Jumhur · al-Majmû’ · al-Mughnîابْتَغُوا فِي مَالِ الْيَتَامَى لَا تَأْكُلُهَا الزَّكَاةُ
Kembangkanlah harta anak yatim, agar tidak habis dimakan zakat.
- An-Nawawî: lemah dari satu jalur, sahih secara mursal dari Yûsuf bin Mâhak, dikuatkan atsar ’Umar
- ’Âisyah mengeluarkan zakat dari harta yatim asuhannya
- Zakat adalah hak pada harta, seperti nafkah kerabat dan ganti rugi
Hadis “pena diangkat”: menurut jumhur, yang diangkat adalah dosa dan ibadah badan, buktinya ’usyr dan zakat fitrah tetap wajib.
Syarat Islam
Bagaimana dengan Orang Murtad?
HanafiTidak wajib
Kafir asli maupun murtad tidak dibebani cabang syariat. Zakat yang sudah wajib pun gugur bila pemiliknya murtad.
Radd al-Muḫtâr
Syafi’iBergantung status miliknya
Wajib jika kepemilikannya selama murtad dipandang tetap ada.
وتلزم المرتد إن أبقينا ملكه
Minhâj ath-Thâlibîn
HanbaliTidak wajib
Zakat tidak wajib atas orang kafir walaupun ia murtad, berdasarkan hadis:
الْإِسْلَامُ يَجُبُّ مَا قَبْلَهُ
Kasysyâf al-Qinâ’
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
2
Kriteria Harta Zakat
Harta seperti apa yang wajib dizakati?
Kriteria harta
Lima Kriteria Harta Zakat
🔐
Milik penuh
Di tangan dan bebas digunakan pemiliknya
⚖️
Nisab
Mencapai kadar minimal yang ditetapkan syariat
🗓️
Haul
Berlalu satu tahun hijriah (emas, perak, uang, dagangan, ternak)
🌱
Berkembang
Namâ’, nyata atau perkiraan: disiapkan untuk bertambah
🏠
Di luar kebutuhan pokok
Bukan rumah tinggal, pakaian, perabot, kendaraan pribadi
Kriteria keenam, bebas dari utang, disyaratkan mazhab Hanafi, Maliki, dan Hanbali, tetapi tidak oleh mazhab Syafi’i. Rinciannya di Bagian 3.
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
Kebutuhan pokok · disepakati
Rumah, Pakaian, dan Perabot Tidak Dizakati
al-Hidâyah · Hanafiوَلَيْسَ فِي دُورِ السُّكْنَى وَثِيَابِ الْبَدَنِ وَأَثَاثِ الْمَنَازِلِ وَدَوَابِّ الرُّكُوبِ وَعَبِيدِ الْخِدْمَةِ وَسِلَاحِ الِاسْتِعْمَالِ زَكَاةٌ، لِأَنَّهَا مَشْغُولَةٌ بِالْحَاجَةِ الْأَصْلِيَّةِ وَلَيْسَتْ بِنَامِيَةٍ أَيْضًا
Tidak ada zakat pada rumah tinggal, pakaian, perabot, kendaraan, pelayan, dan senjata yang dipakai, karena terpakai untuk kebutuhan pokok dan tidak berkembang.
Kasysyâf al-Qinâ’ · HanbaliTidak ada zakat pada harta yang bukan untuk dagang, seperti:
- mutiara, permata, pakaian, senjata
- peralatan kerja dan perabot rumah
- rumah dan tanah yang ditinggali atau disewakan
Yang dizakati adalah harta yang disimpan atau diputar: emas, perak, uang, barang dagangan, ternak, hasil bumi.
Milik penuh
Harta yang Dirampas, Hilang, atau Diingkari
HanafiTidak dizakati
Kepemilikan harus sempurna (milkan tâmman). Harta yang tidak di tangan pemiliknya tidak memenuhi syarat ini.
al-Hidâyah · Radd al-Muḫtâr
MalikiBukan atas perampas atau penemu
Zakat wajib dengan kepemilikan dan haul yang sempurna; tidak wajib atas perampas, orang yang dititipi, dan penemu barang.
asy-Syarḫ al-Kabîr
Syafi’iWajib, dibayar setelah kembali
وفي المغصوب والضال والمجحود في الأظهر ولا يجب دفعها حتى يعود
Minhâj ath-Thâlibîn
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
3
Utang dan Zakat
Apakah utang menghalangi zakat, dan bagaimana menghitungnya?
Utang dan zakat
Satu Pertanyaan, Dua Jawaban Besar
Syafi’iUtang tidak menghalangi zakat
ولا يمنع الدين وجوبها في أظهر الأقوال
Utang tidak menghalangi wajibnya zakat menurut pendapat yang paling kuat. (Minhâj)
Zakat melekat pada barang, utang pada tanggungan diri, maka yang satu tidak menghalangi yang lain. (al-Muhadzdzab)
HanafiMalikiHanbali
Utang mengurangi zakat
فَمَنْ كَانَ لَهُ مَالٌ وَعَلَيْهِ دَيْنٌ فَلْيَحْسِبْ مَالَهُ بِمَا عَلَيْهِ ثُمَّ لِيُزَكِّ بَقِيَّةَ مَالِهِ
Khutbah ’Utsmân: siapa memiliki harta dan berutang, hitunglah hartanya dikurangi utangnya, lalu zakatilah sisanya. Disampaikan di hadapan para sahabat tanpa ada yang mengingkari. (Badâ’i’)
Dalil tiga mazhab: “Aku diperintahkan mengambil zakat dari orang-orang kaya kalian”, dan orang yang terlilit utang termasuk yang boleh menerima zakat. (al-Mughnî)
Utang dan zakat
Harta Apa yang Terpengaruh, dan Utang Apa yang Dihitung?
| Hanafi | Maliki | Syafi’i | Hanbali |
| Jenis harta yang terpengaruh | Semua, kecuali hasil bumi (’usyr) | Uang dan dagangan saja | Tidak ada | Semua jenis harta (pendapat mazhab) |
| Utang kepada manusia | Dihitung | Dihitung | Tidak | Dihitung |
| Utang yang ditunda / cicilan | Diperselisihkan | Dihitung | Tidak | Dihitung |
| Zakat yang tertunggak | Dihitung | Dihitung | Tidak | Dihitung |
| Mahar dan nafkah istri | Dihitung | Dihitung | Tidak | Dihitung (utang kepada manusia) |
| Kafarat, nazar, haji | Tidak, tak ada penagihnya | Kafarat & hadyu tidak | Tidak | Dihitung, sama dengan utang manusia |
Radd al-Muḫtâr · Syarḫ al-Khurasyî · al-Majmû’ · Kasysyâf al-Qinâ’
Utang dan zakat
Utang Dikurangkan dari Harta yang Mana?
HanafiHarta zakat lebih dulu
Bukan dari rumah, pakaian, atau pelayan. Dari uang dan dagangan dulu, baru ternak.
فَإِنَّ الدَّيْنَ يُصْرَفُ إلَى مَالِ الزَّكَاةِ عِنْدَنَا
Badâ’i’ ash-Shanâ’i’, 2/8
MalikiBarang lain lebih dulu
Utang dibebankan dulu ke barang, baik dagangan maupun barang pakai. Kekurangannya baru diambil dari uang.
جعل دينه في عرضه وزكى عينه
al-Kâfî, 1/294
HanbaliDua pendapat
Kasysyâf: tetap ke harta zakat, walaupun ada barang pakai yang bisa dijual.
Ibnu Qudâmah: ke barang yang tidak dibutuhkan lebih dulu,
وَهَذَا أَحْسَنُ
Kasysyâf 2/176 · al-Mughnî 3/69
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
Cara menghitung · Hanafi, Maliki, Hanbali
Empat Langkah Menghitung Zakat Orang Berutang
1
Jumlahkan harta zakat
Uang, emas, perak, dan nilai barang dagangan saat haul tiba.
2
Kurangkan utang
Hanya utang yang dihitung mazhabnya, dan dari harta yang ditentukan mazhabnya.
3
Bandingkan sisa dengan nisab
Sisa di bawah nisab: tidak wajib zakat.
4
Keluarkan 2,5% dari sisa
Jika sisa mencapai nisab, yang dizakati adalah sisa itu saja.
Kasysyâf al-Qinâ’: harta dikurangi sebesar utang, seakan-akan ia tidak memilikinya, lalu ia menzakati sisanya bila mencapai satu nisab penuh.
Pengikut mazhab Syafi’i: langkah 2 dilewati; seluruh harta zakat dizakati.
Contoh dari kitab
Hitungan yang Diberikan Para Fuqaha
al-MughnîEmas 30 mitsqal, utang 10 mitsqal
30 − 10 = 20 ✓
Wajib zakat atas 20 mitsqal. Jika utangnya lebih dari 10, sisanya di bawah nisab dan tidak wajib zakat.
Kasysyâf al-Qinâ’100 kambing, utang senilai 60 kambing
100 − 60 = 40 ✓
Wajib zakat atas 40 kambing (satu nisab penuh). Jika utangnya senilai 61 kambing, tidak ada zakat.
Syarḫ al-Khurasyî21 dinar, utang 2 dinar yang ditunda
21 − 2 = 19 ✗
Zakatnya gugur, karena sisa 19 dinar kurang dari nisab 20 dinar. Yang dihitung jumlah utangnya, bukan nilainya.
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
Studi kasus
Pedagang Berutang: Berapa Zakatnya?
Harta zakat Rp200 juta (uang Rp150 juta + dagangan Rp50 juta) · tanah kosong Rp120 juta di luar kebutuhan · utang Rp130 juta · nisab dianggap Rp100 juta (angka perkiraan)
| Mazhab | Cara | Yang dizakati | Zakat 2,5% |
| Hanafi | Utang dikurangkan dari harta zakat: 200 − 130 = 70 | Rp70 juta, di bawah nisab | Tidak wajib |
| Maliki | Utang dibebankan ke tanah (120); sisa utang 10 dari uang: 200 − 10 = 190 | Rp190 juta | Rp4,75 juta |
| Syafi’i | Utang tidak mengurangi | Rp200 juta | Rp5 juta |
| Hanbali (Kasysyâf) | Utang dikurangkan dari harta zakat: 200 − 130 = 70 | Rp70 juta, di bawah nisab | Tidak wajib |
| Hanbali (Ibnu Qudâmah) | Utang dibebankan ke tanah yang tidak dibutuhkan | Rp200 juta | Rp5 juta |
Tanpa tanah itu, hasil mazhab Maliki sama dengan Hanafi: sisa Rp70 juta, di bawah nisab.
Mengapa berbeda?
Tiga Akar Perbedaan
1
Ibadah atau hak harta?
Hanafi menekankan sisi ibadah, sehingga mensyaratkan baligh dan berakal. Jumhur menekankan hak pada harta.
2
Melekat pada barang atau diri?
Syafi’i: zakat pada barang, utang pada tanggungan diri. Tiga mazhab lain: harta yang tertahan untuk utang tidak menjadikan pemiliknya kaya.
3
Harta tampak dan tidak tampak
Ternak dan tanaman dipungut petugas tanpa menanyakan utang pemiliknya (Maliki, dan Hanafi pada hasil bumi).
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
Ringkasnya
Empat Mazhab dalam Satu Tabel
| Hanafi | Maliki | Syafi’i | Hanbali |
| Syarat muzakki | Islam, merdeka, baligh, berakal | Islam, merdeka | Islam, merdeka | Islam, merdeka |
| Harta anak kecil & orang gila | Tidak wajib (kecuali ’usyr & fitrah) | Wajib | Wajib, dikeluarkan wali | Wajib, dikeluarkan wali |
| Kebutuhan pokok | Tidak dizakati menurut keempat mazhab |
| Utang | Mengurangi zakat (kecuali ’usyr) | Mengurangi zakat uang & dagangan | Tidak mengurangi | Mengurangi zakat semua harta |
| Utang dibebankan ke | Harta zakat | Barang lain dulu | — | Harta zakat / barang tak dibutuhkan |
Syarat Muzakki & Kriteria Harta Zakat · Perbandingan Empat Mazhab
Pelajaran untuk kita
Yang Bisa Langsung Dipraktikkan
1
Wali menzakati harta anak yatim
Menurut jumhur, termasuk mazhab Syafi’i, dengan niat atas nama anak itu. Sebaiknya harta itu dikembangkan agar tidak habis dimakan zakat.
2
Pisahkan kebutuhan pokok dari harta zakat
Rumah tinggal, kendaraan pribadi, pakaian, dan perabot tidak dizakati menurut keempat mazhab.
3
Pengikut mazhab Syafi’i menzakati seluruh harta zakatnya
Walaupun berutang. Kewajiban zakat dan kewajiban melunasi utang berjalan sendiri-sendiri.
4
Mazhab lain: kurangkan utang dulu
Lalu zakati sisanya bila mencapai nisab. Perhatikan utang mana yang dihitung dan dari harta mana dikurangkan.
Rujukan
Kitab Mu’tamad Empat Mazhab
Hanafi- Al-Kâsânî (w. 587 H), Badâ’i’ ash-Shanâ’i’
- Al-Marghînânî (w. 593 H), al-Hidâyah, dan Ibnu al-Humâm (w. 861 H), Fatḫ al-Qadîr
- Ibnu ’Âbidîn (w. 1252 H), Radd al-Muḫtâr
Maliki- Mâlik (w. 179 H), al-Mudawwanah
- Ibnu ’Abd al-Barr (w. 463 H), al-Kâfî
- Al-Khurasyî (w. 1101 H), Syarḫ Mukhtashar Khalîl
- Ad-Dardîr (w. 1201 H), asy-Syarḫ al-Kabîr
Syafi’i- An-Nawawî (w. 676 H), Minhâj ath-Thâlibîn dan al-Majmû’
- Ibnu Ḫajar al-Haitamî (w. 974 H), Tuḫfat al-Muḫtâj
- Ar-Ramlî (w. 1004 H), Nihâyat al-Muḫtâj
Hanbali- Ibnu Qudâmah (w. 620 H), al-Mughnî
- Al-Mardâwî (w. 885 H), al-Inshâf
- Al-Buhûtî (w. 1051 H), Kasysyâf al-Qinâ’
Uraian lengkap dengan nas Arab dan tautan Syamilah: tiga artikel di ustadzwahab.my.id/tulisan.php (kategori Zakat).
وَلَا صَدَقَةَ إلَّا عَنْ ظَهْرِ غِنًى
“Tidak ada sedekah kecuali dari kelebihan harta orang kaya.” (dinukil al-Kâsânî dalam Badâ’i’ ash-Shanâ’i’)
Kenali hartamu, hitung utangmu,
dan tunaikan zakat sesuai mazhab yang kau ikuti.
Wallâhu a’lam bish-shawâb